rajatv
Pajak Mobil Dipangkas Tetapi BPJS Malah Naik, Merakyat Dari Mana ?

Pajak Mobil Dipangkas Tetapi BPJS Malah Naik, Merakyat Dari Mana ?

17 Feb 2021
59x
Ditulis oleh : Writer

Sungguh tidak sesuai dengan citra presiden yang selalu berpenampilan sederhana dan terkesan sangat merakyat. Kebijakan-kebijakannya yang selalu membela para konglomerat dan para pemodal besar saja, sungguh tidak sesuai dengan penampilannya. Sedangkan rakyat kecil saat hanya jadi korban dari kebijakan-kebijakannya tersebut.

Kebijakan pemerintah menggratiskan pajak barang mewah untuk mobil baru, jadi obrolan hangat warganet. Tak banyak yang terkesan dengan kebijakan baru ini. Ada juga yang punya harapan lain. Minta iuran BPJS Kesehatan diturunkan.

Baru-baru ini, pemerintah mengumumkan akan menurunkan tarif pajak penjualan barang mewah atau PPnBM untuk mobil di bawah 1500 cc. Kebijakan tersebut akan berlaku per Maret 2021. Tak tanggung-tanggung, selama tiga bulan pertama PPnBM untuk mobil didiskon sampai 100 persen. Tiga bulan selanjutnya didiskon 50 persen dan tiga berikutnya diskon 25 persen.

Dengan insentif ini, pemerintah berharap harga mobil jadi lebih murah. Ujungnya penjualan mobil yang anjlok karena pandemi, bisa bergeliat lagi. Ekonomi yang lesu, bisa pulih lagi.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengatakan, ada beberapa alasan kenapa pajak penjualan barang mewah untuk mobil di bawah 1500 cc yang digratiskan. Pertama, segmen mobil tersebut diminati kelompok masyarakat kelas menengah dan memiliki komponen lokal di atas 70 persen.

Selain itu, diharapkan mampu meningkatkan produksi otomotif, mendorong gairah belanja kelas menengah dan menjaga pemulihan pertumbuhan ekonomi. "Ditambah, sebentar lagi memasuki bulan puasa dan tradisi mudik Lebaran yang biasanya jadi momen meningkatnya penjualan mobil," ujar Sri Mulyani.

Kebijakan diskon pajak ini akan menggunakan skema PPnBM DTP (ditanggung pemerintah) melalui penerbitan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang mulai berlaku 1 Maret 2021. Serta akan dievaluasi efektivitasnya setiap 3 bulan.

Sejumlah ekonom mengritik kebijakan ini. Kondisi lagi pandemi kok diskon pajak barang mewah. Dalam kondisi normal, kebijakan itu mungkin oke-oke saja. Namun sekarang sedang pandemi. Banyak orang pendapatannya berkurang. Boro-boro beli mobil, untuk kebutuhan sehari-hari saja masih banyak yang kesulitan.

"Lagi pula kalau punya mobil juga mau pergi ke mana. Pemerintah kan memberlakukan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat)," kata ekonom Indef, Bhima Yudistira.

Warganet pun tak mau ketinggalan. Menurut mereka, alangkah bijaknya kalau pemerintah menurunkan tarif iuran BPJS Kesehatan. Bukan malah memanjakan orang kaya.

Untuk diketahui, sejak 1 Januari 2021, iuran Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) atau kelas 3 mandiri, naik. Tarifnya kini berlaku dengan tarif Rp 35.000 per bulan atau naik Rp 9.500 dari sebelumnya Rp 25.500. Pemerintah memutuskan untuk mengurangi bantuan iuran dari Rp 16.500 menjadi Rp 7.000 per orang.

Suara serupa disampaikan Anggota Komisi IX DPR, Kurniasih Mufidayati. Dia menyarankan, pemerintah sebaiknya meninjau ulang kenaikan tarif BPJS Kesehatan dalam Perpres Nomor 64 Tahun 2020. Hal ini seiring kondisi surplus sebesar Rp 18,7 triliun yang dialami BPJS Kesehatan pada tahun lalu.

"Direksi BPJS Kesehatan yang akan berakhir masa kerjanya, harusnya menutup masa kerjanya dengan memberikan kado terbaik untuk rakyat dengan menurunkan premi BPJS Kesehatan sama dengan besaran premi yang lama," kata Kurniasih.

Berita Terkait
Baca Juga:
Berbagai Manfaat Zat Besi Yang Menguntungkan Untuk Tubuh Manusia

Berbagai Manfaat Zat Besi Yang Menguntungkan Untuk Tubuh Manusia

Tips      

29 Des 2020 | 243


Zat besi merupakan mineral yang sangat penting diperlukan untuk produksi hemoglobin dan memiliki beberapa peran penting untuk tubuh. Kekurangan Zat Besi dapat menyebabkan anemia yaitu ...

7 Keuntungan Menarik Kredit Mobil Bekas

7 Keuntungan Menarik Kredit Mobil Bekas

Tips      

2 Nov 2020 | 319


Sekarang ini belanja online semakin meningkat termasuk untuk jual-beli kendaraan seperti mobil bekas ataupun baru. Di Indonesia sekarang ini semakin banyak perusahaan start-up yang ...

Cara Baru Beriklan Dengan Aplikasi Soorvei

Cara Baru Beriklan Dengan Aplikasi Soorvei

Tips      

1 Okt 2020 | 270


Total belanja iklan nasional tahun 2018 mencapai 145T, sedangkan tahun 2019 mencapai 181T. Meskipun pada tahun 2020 belanja iklan dipastikan turun karena pandemic covid-19 menarik bahwa ...

Tips Agar Tagihan Listrik di Rumah Tidak Membengkak

Tips Agar Tagihan Listrik di Rumah Tidak Membengkak

Tips      

22 Jul 2020 | 320


Tips Agar Tagihan Listrik di Rumah Tidak Membengkak -Tagihan listrik yang terus mebengkak tentunya membuat semua orang yang mengalami pusing. Mungkin Anda salah satunya yang selama ini ...

PasarBola Situs Slot Online Terpercaya Yang Memberi Banyak Keuntungan Membernya

PasarBola Situs Slot Online Terpercaya Yang Memberi Banyak Keuntungan Membernya

Tips      

7 Mei 2019 | 3751


PasarBola Situs Slot Online Terpercaya Yang Memberi Banyak Keuntungan Membernya - Mengetahui dan mengenali ciri-ciri situs agen game slot online terbaik merupakan salah satu hal yang harus ...

Inilah Beberapa Antivirus Terbaik Untuk melindungi Komputer Dan Laptop dari Serangan Virus

Inilah Beberapa Antivirus Terbaik Untuk melindungi Komputer Dan Laptop dari Serangan Virus

Tips      

10 Nov 2020 | 418


Laptop atau PC kamu sering terasa lambat ketika sedang mengerjakan sesuatu? Atau data penting yang kamu simpan hilang, dari yang merusak data, mencuri data dan aplikasi yang hanya membuat ...

Copyright © KerjaSendiri.com 2018 - All rights reserved