Tryout.id
Pajak Mobil Dipangkas Tetapi BPJS Malah Naik, Merakyat Dari Mana ?

Pajak Mobil Dipangkas Tetapi BPJS Malah Naik, Merakyat Dari Mana ?

17 Feb 2021
261x
Ditulis oleh : Writer

Sungguh tidak sesuai dengan citra presiden yang selalu berpenampilan sederhana dan terkesan sangat merakyat. Kebijakan-kebijakannya yang selalu membela para konglomerat dan para pemodal besar saja, sungguh tidak sesuai dengan penampilannya. Sedangkan rakyat kecil saat hanya jadi korban dari kebijakan-kebijakannya tersebut.

Kebijakan pemerintah menggratiskan pajak barang mewah untuk mobil baru, jadi obrolan hangat warganet. Tak banyak yang terkesan dengan kebijakan baru ini. Ada juga yang punya harapan lain. Minta iuran BPJS Kesehatan diturunkan.

Baru-baru ini, pemerintah mengumumkan akan menurunkan tarif pajak penjualan barang mewah atau PPnBM untuk mobil di bawah 1500 cc. Kebijakan tersebut akan berlaku per Maret 2021. Tak tanggung-tanggung, selama tiga bulan pertama PPnBM untuk mobil didiskon sampai 100 persen. Tiga bulan selanjutnya didiskon 50 persen dan tiga berikutnya diskon 25 persen.

Dengan insentif ini, pemerintah berharap harga mobil jadi lebih murah. Ujungnya penjualan mobil yang anjlok karena pandemi, bisa bergeliat lagi. Ekonomi yang lesu, bisa pulih lagi.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengatakan, ada beberapa alasan kenapa pajak penjualan barang mewah untuk mobil di bawah 1500 cc yang digratiskan. Pertama, segmen mobil tersebut diminati kelompok masyarakat kelas menengah dan memiliki komponen lokal di atas 70 persen.

Selain itu, diharapkan mampu meningkatkan produksi otomotif, mendorong gairah belanja kelas menengah dan menjaga pemulihan pertumbuhan ekonomi. "Ditambah, sebentar lagi memasuki bulan puasa dan tradisi mudik Lebaran yang biasanya jadi momen meningkatnya penjualan mobil," ujar Sri Mulyani.

Kebijakan diskon pajak ini akan menggunakan skema PPnBM DTP (ditanggung pemerintah) melalui penerbitan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang mulai berlaku 1 Maret 2021. Serta akan dievaluasi efektivitasnya setiap 3 bulan.

Sejumlah ekonom mengritik kebijakan ini. Kondisi lagi pandemi kok diskon pajak barang mewah. Dalam kondisi normal, kebijakan itu mungkin oke-oke saja. Namun sekarang sedang pandemi. Banyak orang pendapatannya berkurang. Boro-boro beli mobil, untuk kebutuhan sehari-hari saja masih banyak yang kesulitan.

"Lagi pula kalau punya mobil juga mau pergi ke mana. Pemerintah kan memberlakukan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat)," kata ekonom Indef, Bhima Yudistira.

Warganet pun tak mau ketinggalan. Menurut mereka, alangkah bijaknya kalau pemerintah menurunkan tarif iuran BPJS Kesehatan. Bukan malah memanjakan orang kaya.

Untuk diketahui, sejak 1 Januari 2021, iuran Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) atau kelas 3 mandiri, naik. Tarifnya kini berlaku dengan tarif Rp 35.000 per bulan atau naik Rp 9.500 dari sebelumnya Rp 25.500. Pemerintah memutuskan untuk mengurangi bantuan iuran dari Rp 16.500 menjadi Rp 7.000 per orang.

Suara serupa disampaikan Anggota Komisi IX DPR, Kurniasih Mufidayati. Dia menyarankan, pemerintah sebaiknya meninjau ulang kenaikan tarif BPJS Kesehatan dalam Perpres Nomor 64 Tahun 2020. Hal ini seiring kondisi surplus sebesar Rp 18,7 triliun yang dialami BPJS Kesehatan pada tahun lalu.

"Direksi BPJS Kesehatan yang akan berakhir masa kerjanya, harusnya menutup masa kerjanya dengan memberikan kado terbaik untuk rakyat dengan menurunkan premi BPJS Kesehatan sama dengan besaran premi yang lama," kata Kurniasih.

Berita Terkait
Baca Juga:
Apa Fungsi Telepon Seluler Bagimu?

Apa Fungsi Telepon Seluler Bagimu?

Gadget      

16 Feb 2020 | 540


Beberapa hari lalu aku mendengar percakapan seorang ibu dengan anak perempuannya. Oh iya anak perempuan tersebut berusia sekitar 10 tahun. “Bunda, beliin aku HP! Temen-temen aku ...

Tips Memilih Fashion Busana Muslimah Sеѕυаі Dеngаn Bentuk Tubuh Kіtа

Tips Memilih Fashion Busana Muslimah Sеѕυаі Dеngаn Bentuk Tubuh Kіtа

Fashion      

27 Nov 2018 | 2768


Busana Muslimah merupakan salah satu  busana fashion hijab kini telah mеnјаԁі trend, tetapi mаѕіh bаnуаk hijabers уаng belum tаhu bаgаіmаnа сага ...

Menariknya 6 Destinasi Wisata Manado

Menariknya 6 Destinasi Wisata Manado

Pariwisata      

13 Jul 2020 | 471


Manado kaya akan destinasi wisata. Indahnya panorama alamnya sangat menarik untuk dikunjungi wisatawan. Sebenarnya keindahan wisatanya tidak kalah menarik dengan Pulau Bali dan Lombok. ...

Hijab.id Toko Hijab Online Dengan Model Hijab Printing Terbaru

Hijab.id Toko Hijab Online Dengan Model Hijab Printing Terbaru

Fashion      

25 Feb 2021 | 213


Online shop sekarang ini sudah sangat banyak sekali bermucunculan, dan kamu bisa membeli barang apapun yang kamu inginkan dengan cepat seperti hijab dan busana muslim yang ...

Tips Bagi Pelajar dan Mahasiswa yang Akan Menjalani Ulangan, Ujian, atau Proses Assesment Lainnya

Tips Bagi Pelajar dan Mahasiswa yang Akan Menjalani Ulangan, Ujian, atau Proses Assesment Lainnya

Tips      

1 Maret 2020 | 621


Ulangan Tengah Semester, Ulangan Akhir Semester, Ulangan Semester, Penilaian Akhir Semester, Penilaian Akhir Tahun, dan sederetan nama-nama ujian lainnya adalah salah satu dari rangkaian ...

Beberapa Himbauan di Sekolah Untuk Cegah Penyebaran Virus Korona

Beberapa Himbauan di Sekolah Untuk Cegah Penyebaran Virus Korona

Tips      

6 Maret 2020 | 625


Virus korona, hingga hari ini masih menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Selain menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat, virus ini juga kini telah membuat instansi, perusahaan, ...

Copyright © KerjaSendiri.com 2018 - All rights reserved