Parfum Kemenyan Tobarium, dari Mistik Menjadi Eksotis
Oleh Writer, 23 Jun 2020
Siapa yang tak mengenal kemenyan, berbahan padat yang apabila dibakar akan menimbulkan aroma khas sangat menyengat dan sering di identikan dengan hal berbau mistis. Namun ditangan para peneliti Balai Litbang Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Aek Nauli, Kemenyan yang berbau menyengat itu berubah menjadi eksotis dan berkelas.
Mungkin banyak yang belum tau dengan parfum dari kemenyan ini diberi nama Tobarium, dan ternyata memiliki wangi yang lembut layaknya parfum kelas dunia.
Parfum ini dikembangkan di daerah Sumatra Utara tepatnya di Aek Nauli, jika anda dan keluarga berwisata kesana, akan disuguhkan bagaimana caranya penyadapan getah kemenyan, contoh getahnya, contoh parfum dan alat penyulingannya.
Parfum Kemenyan Tobarium ini bertujuan untuk memberi nilai lebih dari kemenyan yang cuma dianggap bahan padat yg beraroma tajam dan bersifat mistis belaka. Menurut inventornya, tobarium adalah parfum hasil inovasi anak negeri pertama yang menggunakan minyak kemenyan untuk base-note nya.
Dalam proses pembuatannya minyak kemenyan ini dipadukan dengan berbagai minyak atsiri dari flora hutan tropis Indonesia sebagai top-notenya. Parfum ini sanagt berbeda dengan yang beredar dipasaran, karena Tobarium ini sama sekali tidak menggunakan campuran alkohol sehingga wanginya bertahan lebih lama.
Ternyata setelah di jadikan parfum, bau atau wangi kemenyannya berbeda sekali dengan aroma kemenyan yang dibakar untuk tujuan ritual kepercayaan. Wanginya begitu berkelas, tahan lama dengan sensasi aroma berbeda sepanjang waktu. Bahkan ada yang sudah mencobanya dan menyebut parfum ini tidak kalah dengan parfum merk chanel.
Parfum kemenyan Tobarium saat ini tersedia dalam tujuh varian aroma yakni Rizla (floral fresh), Riedh@ (floral fruit), Jeumpa (cempaka), Azwa (woody), Aphis (green oceanic), Tiara (oriental) dan Sylva (forest).
Aroma Berlapis dan Tahan Lama
Aroma Tobarium ini ternyata bisa tahan sampai 12 jam dan tidak larut dalam air, wanginya bertahap di 2 jam pertama aroma yang muncul adalah dari bahan top-note, 4 jam kemudian disusul dengan aroma dari middle-note dan 6 jam terakhir aroma dari base-note.
Setelah diadakan penelitian selanjutnya ternyata jika kita menghirup aroma kemenyan ada manfaat lain yakni meningkatkan kemampuan belajar dan menghilangkan stress karena mampu mengoreksi pusat kecemasan otak.
Artikel Terkait
Artikel Lainnya