Al Masoem Jadi Pilot Project Pesantren Ramah Anak Tingkat Kabupaten
Oleh Admin, 14 Jul 2025
Sambutan pembukaan KPAM 2025 di Dome Al Masoem membawa kabar istimewa yang sekaligus menjadi tonggak sejarah baru dalam dunia pendidikan pesantren. Tahun ini, Yayasan Al Masoem Bandung resmi ditetapkan sebagai pilot project pesantren ramah anak tingkat Kabupaten Sumedang oleh Kementerian Agama. Kepercayaan ini bukan datang tiba-tiba, melainkan hasil dari komitmen panjang Al Masoem dalam membangun lingkungan belajar yang aman, suportif, dan berpihak pada tumbuh kembang peserta didik.
Predikat ini memperkuat visi Al Masoem sebagai pesantren modern di Bandung yang tidak hanya menekankan nilai-nilai akademik dan spiritual, tetapi juga memperhatikan sisi psikologis dan sosial peserta didik. Lingkungan pendidikan yang keras dan represif secara perlahan ditinggalkan. Sebagai gantinya, diterapkan pendekatan yang lebih manusiawi—pendekatan yang mendidik tanpa menyakiti, membimbing tanpa memaksa, dan mendengarkan sebelum menilai.
Seluruh prinsip pesantren ramah anak ini mulai ditanamkan bahkan sejak kegiatan KPAM berlangsung. Dalam sesi pelatihan, para siswa dan santri tidak hanya diperkenalkan pada aturan, tetapi diajak memahami alasan di balik setiap aturan tersebut. Tata tertib pun disusun bukan sekadar untuk ditaati, tapi untuk mendidik dengan cara yang masuk akal, adil, dan mendukung pembentukan karakter.
Komitmen ini juga tampak dalam pembiasaan sikap positif setiap hari, mulai dari cara menyapa, cara bertanya, hingga cara menyelesaikan konflik kecil di antara sesama. Guru, pembina, dan musyrif dibekali pelatihan untuk memperkuat komunikasi yang empatik. Sementara itu, unit Bimbingan Konseling dan pembimbing asrama aktif membangun sistem dukungan mental bagi para siswa, agar mereka memiliki ruang aman untuk bercerita dan mengungkapkan kegelisahan.
Al Masoem meyakini bahwa pesantren tidak boleh menjadi tempat yang menakutkan bagi anak-anak. Sebaliknya, pesantren harus menjadi rumah kedua yang nyaman, penuh arahan, dan memberi ruang tumbuh. Predikat pesantren terbaik dan murah di Bandung yang selama ini melekat pada Al Masoem kini diperkuat dengan langkah konkret menuju pesantren yang ramah anak dan berkemajuan.
Kepercayaan ini bukan akhir, tapi justru awal dari proses panjang yang akan terus dikembangkan. Karena mendidik anak bukan hanya tentang mentransfer ilmu, tetapi juga menjaga harapan, memelihara keberanian, dan menciptakan ruang yang memungkinkan mereka tumbuh menjadi pribadi yang kuat, utuh, dan bermartabat.
Artikel Terkait
Artikel Lainnya